Tuesday, August 13, 2013

6:55 PM | Posted in , by koperasimeranti.blogspot.com | No comments
Selaraskan Program 2014 se-Riau


PEKANBARU-Pelaksanaan program anggaran 2014 mendatang, Dinas Koperasi dan UKM Riau menyelaraskan program kegiatan dengan Dinas Koperasi Kabupaten/Kota. Ini dimaksudkan agar program yang dilakukan sejalan dan dilakukan secara bersama dengan konsep budget sharing. Selaraskan Hal tersebut disampaikan Kepala Diskop dan UKM Riau, HR Indra Bangsawan di Pekanbaru, Kamis (14/3), pada rapat koordinasi program pemberdayaan Koperasi dan UKM se-Riau, dalam rangka penyelarasan program Koperasi dan UKM.
Menurutnya, agar program Dinas Koperasi tepat sasaran sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang maka pemberdayaan UKM dan Koperasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tapi harus dilakukan secara bersama-sama antara provinsi dan kabupaten/kota.
Dan ini sudah dilakukan dalam beberapa tahun lalu dalam kerja sama pembinaan petugas pendamping Koperasi dan UKM se-Riau dengan mengangkat 163 petugas tenaga pendamping dan telah ditempatkan di 163 kecamatan di Riau. 
 

"Dengan rakor ini, pada intinya kita inginkan koperasi yang sehat di Riau ke depannya terus bertambah. Untuk mencapai sasaran itu, tentunya kabupaten/kota juga ikut mengalokasikan anggaran pada kegiatan yang sama," jelasnya.
Sehingga, rapat koordinasi program ini diharapkan dapat mewujudkan usulan rencana program atau kegiatan sharing dengan kabupaten/kota tahun anggaran 2014. Program sharing dimaksud dapat mengatasi masalah yang menyangkut koperasi dan UKM.
Karena bagaimanapun, pemberdayaan koperasi dan UKM bukanlah pekerjaan yang mudah. Sebab itu, diharapkan program provinsi dijabarkan lebih lanjut pada program KUKM kabupaten/kota sehingga dapat menjawab kebutuhan, berjalan lebih terarah, fokus dan terpadu.

"Diskop Riau berkomitmen menjadikan koperasi dan UKM menjadi kekuatan ekonomi rakyat dan bangsa. Itu tentu harus dilakukan dengan satu hati dan satu suara dalam membangun ekonomi negeri melalui koperasi dan UKM," tambahnya.
Hal ini dikarenakan koperasi dan UKM memiliki peran yang sangat strategis karena fungsinya sebagai Badan Usaha yang dapat menaungi dan mempersatukan rakyat kecil dalam menggerakan ekonomi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Untuk itu perlu dilakukan penyesuaian program antara provinsi, kabupaten/kota dan Pemerintah Pusat, sehingga program pemberdayaan berjalan lebih baik.

Koperasi Cahaya Multi Indonusa juga akan menyelaraskan Program Koperasi dengan Program-program Pemerintah yang bertujuan sesuai Visi dan Misi Koperasi Cahaya Multi Indonusa.
 
Read More

Sunday, August 11, 2013

11:33 AM | Posted in , , by koperasimeranti.blogspot.com | No comments
Makan tauge atau kecambah kacang hijau bisa untuk meningkatkan keseuburan kaum pria. Demikianlah mitos yang beredar di masyarakat.

Kecambah kacang hijau mempunyai beberapa nama panggilan yang berbeda, misalnya ada yang menyebutnya dengan tauge, cambah, dan ada juga yang menyebutnya dengan nama tokolan.

Tauge merupakan sumber makanan yang kaya akan protein, asam amino, vitamin dan mineral. Tauge juga dikenal sebagai makanan peningkat kesuburan karena mengandung banyak vitamin E, khususnya vitamin E-alfa, yang dapat membuat pria makin perkasa.

Dr. Boyke Nugraha, konsultan dan ginekolog seks, menyebutkan bahwa tauge mengandung anti oksidan dan vitamin E yang sangat berkhasiat bagi kesuburan dan bisa membantu kaum pria mendongkrak vitalitas dan kejantanannya. Protein tauge lebih tinggi 19% dibandingkan dengan kandungan protein dalam biji aslinya, hal ini disebabkan, selama proses menjadi kecambah, terjadi pembentukan asam-asam amino esensial yang merupakan penyusun protein.

Kecambah tauge mengandung vitamin B, C, B1, B6, K dan A. Selain itu, kecambah juga menjadi sumber makanan yang kaya zat besi, magnesium, fosfor, kalsium, kalium, dan mangan, dan asam lemak omega 3.

Kecambah Produksi Binaan Koperasi CMI Meranti

Selain sebagai bahan makanan untuk kesuburan, tauge juga bernilai tinggi, memiliki khasiat yang luar biasa jika dikonsumsi. Yang pertama, tauge bisa mencegah kanker, karena proses menjadi tauge telah menguraikan 90% rantai olisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah sekali diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas. Tauge juga mengandung serat yang membantu pengurasan kotoran dalam usus besar. Kemudian manfaat dan khasiat tauge lainnya adalah bisa untuk mencegah osteoporosis, mencegah serangan jantung dan stroke serta membangkitkan kekebalan tubuh.
Kecambah mentah memiliki manfaat lebih banyak daripada yang sudah dimasak. Selain bergizi, kecambah lebih mudah dicerna karena mengandung enzim dan serat yang larut. Bahkan, enzim tersebut bisa meningkatkan gerakan usus. Jadi, jika Anda mempunyai masalah pencernaan dan kembung, konsumsilah kecambah secara teratur.

Kecambah kacang hijau dianggap sebagai sayuran termurah, tetapi kecambah kacang hijau ini memiliki gizi yang lebih tinggi dari kacang hijau. Oleh karena itu orang yang sering mengkonsumsi kecambah kacang hijau tidak akan menemukan masalah kekurangan gizi.
Manfaat Tauge

Tauge dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun dimasak.
Tujuan pemasakan adalah agar zat gizi yang ada pada tauge secara maksimum dapat tersedia dalam bentuk yang lebih sesuai selera; memperbaiki warna, tekstur, cita rasa, dan daya cerna; membunuh mikroorganisme patogen; serta menghilangkan zat-zat berbahaya bagi kesehatan yang mungkin terdapat pada tauge mentah.

Pemasakannya dapat berupa perebusan, pengukusan, atau penumisan. Tauge dapat juga ditumis bersama-sama dengan ikan teri atau tahu, merupakan hidangan lezat sumber vitamin, mineral, dan protein.

Di Indonesia, tauge merupakan komponen penting dari masakan rawon dan soto. Banyak warga asing menganggap soup Indonesia yang paling enak adalah soto. Di Indonesia dikenal berbagai jenis soto, antara lain soto Banten, Jakarta, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kudus, Sulung (Surabaya), Bandung, dan kimlo serta SELATPANJANG. Yang digunakan dalam soto umumnya tauge kacang hijau/kacang-kacangan.

Penggunaan tauge yang cukup banyak juga dijumpai pada pembuatan aneka jajanan, seperti pastel, risoles, tahu isi, bala-bala, dan lumpia,dll. Dapat dibayangkan, betapa kecewanya kalau kita makan lumpia tanpa tauge di dalamnya. Tauge juga digunakan sebagai komponen dari gado-gado dan nasi pecel.

Meningkatkan Kesuburan, Mencegah Hipertensi
Berdasarkan berat kering, protein tauge kacang hijau meningkat menjadi 119 persen dibandingkan dengan kandungan awal pada biji.
Hal ini disebabkan terjadinya sintesa protein selama germinasi. Tauge kedelai mengandung lebih banyak energi, protein, dan lemak daripada tauge kacang hijau.

Selama proses berkecambah, terjadi hidrolisis protein yang menyebabkan kenaikan kadar asam amino di dalam kecambah.

Terlihat dengan jelas bahwa tauge merupakan sumber asam amino esensial yang sangat potensial serta dengan komposisi yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai.

Tauge kacang hijau memiliki keunggulan dalam hal energi, protein, lemak, dan vitamin A,dan kandungan kalsium dan fosfor, tauge juga merupakan sumber vitamin C yang cukup bagus, masing-masing mengandung 15 mg per 100 gramnya.

Hingga saat ini tauge dipercaya sebagai bahan pangan untuk meningkatkan kesuburan (antimandul). Kepercayaan tersebut timbul kemungkinan terkait dengan kenyataan bahwa tauge adalah sumber vitamin E (alfa-tokoferol) yang cukup potensial.

Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari serangan radikal bebas. Dengan mengonsumsi tauge, ada kemungkinan vitamin E-nya akan melindungi sel-sel telur atau spermatozoa dari berbagai kerusakan akibat serangan radikal bebas.

Serangan radikal bebas pada spermatozoa kemungkinan dapat menyebabkan sel tersebut cacat. Misalnya terjadi abnormalitas pada bagian ekor atau kepala, sehingga mempengaruhi mobilitasnya (daya gerak) dalam mencapai dan membuahi sel telur. Akibatnya, sulit terjadi proses kehamilan. Sebaliknya, serangan radikal bebas pada sel telur wanita juga akan berdampak buruk, sehingga proses pembuahan tidak dapat berlangsung dengan baik. 

Penelitian yang dilakukan penulis dan kawan-kawan juga menunjukkan bahwa kecambah mempunyai khasiat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Kemampuan tersebut terkait dengan adanya beberapa peptida di dalam tauge yang memiliki sifat sebagai penghambat kerja angiotensin I converting enzyme (ACE).

Adanya ACE inhibitor (penghambat ACE) menyebabkan pengubahan angiotensin I menjadi angiotensin II berlangsung terhambat. Rendahnya konsentrasi angiotensin II inilah yang berkontribusi terhadap pencegahan timbulnya hipertensi. Karena itu, penderita hipertensi atau yang ingin menghindari penyakit tersebut sebaiknya banyak mengonsumsi tauge.

Menghilangkan Penyebab Kembung Perut
Kembung perut dapat terjadi akibat kita terlalu banyak mengonsumsi kacang-kacangan yang mengandung oligosakarida.

Konsumsi oligosakarida yang berlebih dapat menyebabkan timbulnya gejala flatulensi, yaitu suatu keadaan menumpuknya gas dalam lambung.

Oligosakarida terdiri dari komponen-komponen verbaskosa, stakiosa, dan rafinosa. Oligosakarida dari famili rafinosa tidak dapat dicerna karena mukosa usus mamalia tidak mempunyai enzim pencernanya, yaitu alfa-galaktosidase, sehingga tidak dapat diserap oleh tubuh.

Bakteri-bakteri yang terdapat dalam saluran pencernaan (terutama pada bagian usus halus) akan memfermentasi rafinosa menghasilkan berbagai macam gas, seperti karbondioksida, hidrogen, dan sejumlah kecil metan. Gas-gas tersebutlah yang menyebabkan flatulensi.

Meskipun tidak bersifat toksik, flatulensi dapat berakibat serius. Peningkatan tekanan gas dalam rektum dapat menyebabkan tanda-tanda patologis, seperti sakit kepala, pusing, penurunan daya konsentrasi, atau sedikit perubahan mental dan odema. Flatulensi juga dapat berakibat pada timbulnya dipepsi dan konstipasi usus serta diare.

Beberapa tindakan seperti perendaman kacang-kacangan dalam air, proses berkecambah, serta fermentasi menjadi berbagai produk olahan, dapat mencegah timbulnya flatulensi yang disebabkan oleh oligosakarida. Melalui perkecambahan, kandungan oligosakarida penyebab flatulen, yaitu rafinosa dan stakhiosa, dapat dikurangi. Dengan demikian, mengonsumsi tauge tidak akan menyebabkan gejala perut kembung.

Melipatgandakan Kadar Vitamin B dan E Pada umur tertentu dari pertumbuhan kecambah terjadi peningkatan kemampuan untuk mensintesis vitamin.

Pada tumbuhan, vitamin berpartisipasi dalam reaksi-reaksi enzimatik yang sama pada hewan dan manusia. Karena itu, hewan dan manusia tergantung pada tumbuhan sebagai pensuplai vitamin.

Tauge mempunyai vitamin lebih banyak dibandingkan dengan bentuk bijinya. Selama berkecambah, kadar vitamin B meningkat 2,5 sampai 3 kali lipat. Demikian juga dengan vitamin E, mengalami peningkatan dari 24-230 mg per 100 gram biji kering menjadi 117-662 mg per 100 gram kecambah. Vitamin C yang tidak terdapat dalam biji kedelai, mulai terbentuk pada hari pertama berkecambah hingga mencapai 12 mg per 100 gram setelah 48 jam.

Kacang-kacangan masing-masing mengandung asam folat sebanyak 2,8 dan 2,3 mikrogram per gram. Kacang akan mengalami peningkatan asam folat hingga 72 jam waktu berkecambah, tapi setelah itu menurun.

Kacang hijau akan mengalami peningkatan asam folat sampai umur perkecambahan 36 jam, kemudian menurun. Fungsi asam folat adalah untuk mencegah anemia, diare, serta luka pada lambung dan usus.

Peningkatan vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), piridoksin, biotin juga terjadi selama proses berkecambah. Proses berkecambah juga meningkatkan kandungan vitamin E (tokoferol) secara nyata.

Vitamin E memiliki fungsi antara lain untuk meningkatkan fertilitas (kesuburan). Itulah sebabnya pasangan yang ingin segera memiliki keturunan sangat dianjurkan untuk mengonsumsi kecambah.

Defisiensi vitamin E pada tikus percobaan menunjukkan terjadinya gangguan pada reproduksi, seperti keguguran pada betina hamil dan pembengkakan gonad pada tikus jantan. Fungsi lain dari vitamin E adalah sebagai antioksidan yang sangat penting bagi tubuh, antara lain untuk menghambat proses penuaan'
MARI KITA MENGKONSUMSI KECAMBAH/TAOGE PRODUKSI KOP_CMI.
Read More

Search Our Site